KEINDAHAN KOTA LAMA BRUSSEL

Brussel : daripada bahasa Belanda Broek Zele yang ertinya ialah tanah berpaya.

manekenpis8 Kami sampai di Lapangan Terbang Brussel dari Paris sekitar tengah hari pada musim gugur. Sebenarnya tujuan kami mahu ke Antwep untuk melihat berlian dan membelinya? He… Tetapi KLM menawarkan tiket dengan tiga perhentian yang menggiurkan. Kenapa tidak! Sebenarnya ke Antwep boleh saja menaiki keretapi dari Amsterdam dengan waktu yang tidak begitu lama.
Setelah daftar masuk hotel Ibis, kami menuju suatu tempat yang sangat terkenal. Setelah bertanya arah jalan ke tempat yang kami ingin tuju, akhirnya tibalah kami di suatu sudut jalan antara Rue de L’Etuve (Stoofstraat) dan Rue de Chene (Eikstraat), tempat patung anak kecil yang terkenal iaitu mannekin pis berada. Patung ini telah ada sekitar awal abad 17 atau sekitar tahun 1618. Patung anak kecil yang sedang membuang air kecil/kencing ini juga merupakan icon pelancongan kota Brussel.

manekenpis3Ada cerita di sebalik patung anak kecil ini.Pada abad ke-14, Brussel dikepung oleh tentera asing. Pada suatu hari ada yang ingin meletupkan bom di sana. Seorang anak kecil bernama Julianske, mengencingi bom tersebut, dan akhirnya bom tidak jadi meletup karena air kencing. Maka selamatlah kota itu dan akhirnya dibuat patung perunggu anak kecil sedang kencing. Ada-ada saja.

manekenpis2Suasana cukup ramai disekitar patung tersebut. Banyak pelancong di jalan yang sempit itu sehingga untuk mengambil gambar di depan patung pun beratur. Kami terpaksa minta tolong pelancong lain untuk mengambil gambar kami.

manekenpis4Setelah bergambar, kami pun mencari cokelat Belgium yang terkenal untuk oleh-oleh. Setelah membeli cokelat, kami menyusuri Rue de L’Etuve menuju ke Grand Place, salah satu tempat impian yang ingin saya kunjungi. Jarak antara mannekin pis dan Grand Place, tidak jauh. Sepanjang jalan, tentu saja banyak kedai-kedai yang menjual cokelat dan cenderamata. Salah satu kedai yang menarik adalah kedai beg yang berupa tapestry bag dan kipas sulaman.
manekenpis5Sebelum masuk ke halaman Grand Place, terdapat sebuah patung yang menempel ke dinding salah satu bangunan, lokasi tepatnya di Charles Buls street. Patung itu ialah patung pahlawan Brussel yang bernama Everard’t Serclaes, Patung itu merupakan seorang laki-laki yang sedang terluka. Everard terbunuh ketika memperjuangkan Brussel. Peristiwa ini terjadi pada sekitar abad ke-14. Dan patungnya dibuat oleh Julien Dillens pada abad 19.

manekenpis7Kawasan kota lama dibangun sekitar abad ke-11, yaitu Grand Place. Town Square kota Brussel ini pada awalnya diperuntukkan sebagai pasar besar dan juga dikenal sebagai Grote Markt, dalam bahasa Belanda.. Kini Grand Place merupakan tujuan pelancongan yang penting di Brussel. Ramai pelancong-pelancong yang berada di sini, sambil mengagumi dan melihat keindahan bangunan-bangunan lama. Grand Place ini sudah ditetapkan sebagai World Heritage Site oleh UNESCO. Setiap dua tahun sekali tempat ini mengadakan hamparan bunga seperti permaidani.
Seperti kawasan kota lama di Eropa pada umumnya,jalan-jalan terbuat dari batu granit berbentuk persegi. Dataran ini dikelilingi oleh beberapa bangunan utama yang bergaya seni bina klasik Eropa iaitu gothic dan baroque. Bangunan yang megah, di sebelah kiri jalan masuk ialah Town Hall/City Hall atau Stadhuis dalam bahasa Belanda, dikenal juga sebagai Hotel de Ville (bahasa Perancis). Bangunan ini merupakan pejabat Dewan Badar Raya Brussel. Bangunan dengan menara dan bergaya gothic ini selesai dibangun pada tahun 1444.

Di seberang Dewan Bandar Raya, ada bangunan yang disebut dengan Maison du Roi (bahasa Perancis). Ada yang menyebutnya dengan Istana Raja. Bangunan ini bercorak neogotik. Disebut juga Broodhuis dalam bahasa Belanda atau Breadhouse karena pada mulanya bangunan ini ialah rumah kayu untuk jualan roti pada awal abad-13. Kemudian pada abad ke-15 rumah tersebut diroboh dan diganti dengan batu. Bangunan megah ini dengan gaya baroque dengan ukiran yang terperinci di tiap bingkai jendelanya. Dinamakan Wisma Raja karena memang pernah dijadikan tempat bersemayam raja. Sekarang, bangunan ini dijadikan museum.

manekenpis6Bangunan lainnya ialah La Pigeon dan La Maison des Boulangers. Seorang penulis Perancis terkenal yang bernama Victor Hugo dulu pernah tinggal di La Pigeon. Sekarang tempat ini menjadi restoran, kafe dan keperluan lainnya. Bangunan lainnya ialah Maison des Ducs de Brabant yang dulunya adalah tempat tinggal juga, yang sekarang menjadi restoran.
Selain bangunan-bangunan tersebut, bangunan lama lainnya ialah Guild Hall. Di dekat Grand Place juga ada galeri Saint Hubert yang dibuka pada tahun 1847 yang merupakan bangunan bergaya neoklasik. Di dalamnya merupakan deretan kedai perhiasan, kedai cenderamata, dan juga kafe-kafe..

Setelah petang, kami berjalan kaki pulang ke hotel yang tidak jauh dari Grand Place. Sungguh pengalaman yang menyenangkan dan mengesankan, melihat bangunan masa lalu di Grand Place pada suatu petang yang cerah di musim gugur. Suatu impian yang menjadi kenyataan. Ada kesan dalam hati, mengunjungi Brussel seperti berada di dua bagian peradaban, iaitu peradaban moden dan peradaban kejayaan masa lalu.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s